Cuti Akademik

Cuti Akademik adalah pembebasan mahasiswa dari kewajiban mengikuti kegiatan akademik selama jangka waktu tertentu. Cuti secara keseluruhan dapat diberikan sebanyak-banyaknya untuk jangka waktu dua semester, baik berurutan maupun tidak.

  1. Ketentuan / Syarat Pengajuan Cuti Akademik :
    • Mahasiswa sudah menginjak semester ke-3 (tingkat II);
    • Mahasiswa belum mengisi dan / atau mengambil KRS sampai dengan batas akhir pengambilan KRS;
    • Pengurusan cuti akademik diajukan sebelum masa pengurusan cuti akademik berakhir (lihat kalender akademik);
    • Membayar biaya cuti akademik sebesar Rp 500.000,- (Lima RatusRibu Rupiah) untuksatu semester;
    • Mahasiswa dinyatakan sah cuti akademik jika sudah mendapat Surat Keterangan Cuti Akademik yang dikeluarkan oleh BAAK;
    • Pengurusan cutiakademik ini dapat diwakilkan.
  2. Prosedur Pengajuan Cuti Akademik :
    1. Mahasiswa mengambil formulir permohonan cuti yang disediakan di BAAK;
    2. Formulir diisi dengan benar dan dilampiri dengan Surat ijin cuti dari orang tua / wali;
    3. Formulir dan lampiran-lampirannya diserahkan kembali ke BAAK. Setelah mendapat persetujuan dari kepala BAAK, formulir dibawa ke Bagian Keuangan untuk mendapatkan blanko pembayaran cuti akdemik;
    4. Membayar uang cuti pada Bank yang ditunjuk;
    5. Membawa foto copy pembayaran cuti dan seluruh berkas permohonan cuti ke BAAK;
    6. Mahasiswa akan mendapatkan Surat Keterangan Cuti Akademik;
    7. Bagimahasiswa yang sudah membayar uang kuliah, uang cuti dapat dibayarkan dengan memotong uang kuliah yang sudah dibayarkan, yaitu dengan melampirkan bukti pembayaran uang kuliah ASLI pada formulir permohonan cuti dan mengurus penyelesaian pembayaran cuti tersebut ke Bagian Keuangan. Selanjutnya mahasiswa mengikuti prosedur
    8. Bagimahasiswa yang DICUTIKAN karena tidak mengambil KRS sampai dengan batas waktu yang ditentukan, uang cuti dapat dibayarkan dengan memotong uang kuliah yang sudah dibayarkan. Mahasiswa yang DICUTIKAN harus tetap mengikuti prosedur cuti dan melampirkan bukti pembayaran uang kuliah ASLI pada permohonan cuti dan mengurus penyelesaian pembayaran cuti tersebut ke Bagian Keuangan. Selanjutnya mahasiswa mengikuti prosedur
    9. Mahasiswa yang tidak mempunyai KRS tetapi tidak mengajukan permohonan cuti sampai dengan batas waktu yang ditentukan dinyatakan TIDAK AKTIF kuliah.